Website desain interior: 7 bagian agar klien percaya
Apa isi website desain interior dan renovasi? 7 bagian: proyek nyata, layanan dan alur kerja, harga per m², material, workshop dan tukang, ulasan, formulir survei lokasi.
Orang yang mencari jasa desain interior atau renovasi memeriksa dengan sangat teliti sebelum menelepon: seperti apa proyek sebelumnya, kira-kira berapa biayanya, apakah selesai tepat waktu. Website desain interior yang baik menjawab pertanyaan itu lebih dulu, sehingga telepon pertama datang dari klien yang benar-benar tertarik. Artikel ini merangkum 7 bagian yang perlu ada, untuk workshop furnitur kayu, perusahaan desain dan bangun, tim renovasi rumah, dan toko furnitur.
Ringkasan cepat, 7 bagian yang dibutuhkan website desain interior:
- Proyek nyata, dengan foto sebelum dan sesudah
- Layanan dan alur kerja
- Harga perkiraan yang jelas
- Material dan contoh finishing
- Workshop, tim tukang, dan garansi
- Ulasan klien
- Formulir survei lokasi, tombol telepon, dan peta
1. Proyek nyata, dengan foto sebelum dan sesudah
Di bidang interior, foto proyek adalah alat jual paling kuat. Klien ingin melihat bagaimana rumah yang mirip rumahnya berubah.
Foto kondisi awal membantu klien melihat seberapa besar Anda mengubah ruangan. Foto: rawpixel (CC0).
- Kelompokkan proyek menurut jenis: apartemen, rumah, vila, kantor, kafe; atau menurut ruangan: ruang tamu, dapur, kamar tidur.
- Setiap proyek punya foto sebelum, saat pengerjaan, dan sesudah, luas, lokasi, dan lama pengerjaan.
- Tulis satu dua kalimat tentang kebutuhan klien dan cara Anda menyelesaikannya, misalnya “rumah sempit lebar 3,5 m, butuh banyak tempat penyimpanan”.
- Utamakan foto asli pekerjaan Anda, meski dari HP, daripada render 3D cantik yang bukan proyek nyata.
Kalau belum terbiasa memotret, lihat cara foto produk pakai HP; tips cahaya dan sudut juga berlaku untuk foto proyek.
2. Layanan dan alur kerja
Klien sering tidak tahu harus mulai dari mana. Halaman layanan dan alur kerja yang jelas membuat mereka tenang.
Menunjukkan tahap gambar dan penawaran membantu klien paham mengapa survei lokasi dilakukan dulu. Foto: rawpixel (CC0).
- Layanan: desain, desain dan bangun lengkap, furnitur kayu custom, perbaikan dan renovasi, hanya menjual furnitur.
- Alur kerja per tahap, misalnya: survei lokasi → konsep dan penawaran → kontrak → produksi di workshop → pemasangan → serah terima dan garansi.
- Tiap tahap tulis perkiraan waktu dan apa yang perlu disiapkan klien.
3. Harga perkiraan yang jelas
Pertanyaan pertama kebanyakan klien adalah “habis berapa semuanya”. Tanpa harga, banyak orang menutup halaman dan mencari tempat lain. Anda tidak perlu memberi harga pasti, cukup kisaran harga perkiraan:
- Per m²: desain, atau desain dan bangun lengkap untuk apartemen atau rumah.
- Per item: kitchen set per meter lari, lemari pakaian per m², tempat tidur, rak TV.
- Per paket: dasar, standar, premium, jelaskan perbedaan materialnya.
Tambahkan kalimat “harga pasti setelah survei lokasi” dan apa saja yang sudah termasuk (pengiriman, pemasangan, garansi). Klien yang melihat dengan jelas akan lebih sedikit menawar dan salah paham di telepon pertama.
4. Material dan contoh finishing
Kitchen set yang sama bisa berbeda harga beberapa kali lipat tergantung material. Bagian material membantu klien memahami perbedaan harga dan memilih sesuai anggaran.
- Kayu dan papan yang Anda pakai: kayu solid, multipleks, MDF, lapisan melamin, HPL, akrilik. Satu kalimat untuk masing-masing: cocok di mana, kelebihan dan kekurangannya.
- Warna dan permukaan dengan foto asli contoh papan, top table, dan handle.
- Aksesori: engsel, rel laci, lampu, top table dapur.
Foto dapur yang sudah jadi membantu klien membayangkan material saat dipadukan. Foto: rawpixel (CC0).
5. Workshop, tim tukang, dan garansi
Yang paling ditakuti klien adalah pekerjaan mangkrak, molor, atau rusak tanpa ada yang memperbaiki. Tunjukkan bahwa Anda nyata dan bekerja jangka panjang.
Foto workshop asli memberi tahu klien di mana dan oleh siapa furniturnya dibuat. Foto: rawpixel (CC0).
- Foto workshop produksi, mesin, gudang material, tim yang sedang bekerja (dari belakang atau jauh jika tukang tidak ingin wajahnya terlihat).
- Lama pengalaman dan jumlah proyek selesai (hanya angka asli).
- Kebijakan garansi yang jelas: berapa lama, bagian apa saja, cara menghubungi.
- Izin usaha (NIB), alamat workshop atau showroom.
6. Ulasan klien
Pujian dari klien yang tinggal di rumah yang Anda kerjakan lebih berbobot daripada iklan apa pun.
- Tampilkan 3–6 ulasan dengan nama (atau inisial), jenis proyek, dan wilayah.
- Jika bisa, letakkan ulasan tepat di bawah proyek yang sesuai.
- Tautkan ke ulasan di Google Maps. Lihat cara daftar bisnis di Google Maps agar klien menemukan Anda dan meninggalkan ulasan.
7. Formulir survei lokasi, tombol telepon, dan peta
Terakhir, buat klien semudah mungkin menghubungi Anda:
- Formulir survei lokasi: nama, nomor telepon, alamat proyek, jenis rumah, luas, perkiraan anggaran, tanggal survei yang diinginkan. Permintaan langsung masuk ke WhatsApp, email, atau Google Sheets.
- Tombol telepon dan WhatsApp selalu tampil di HP.
- Alamat showroom atau workshop, jam buka, peta, dan wilayah yang Anda layani.
Menurut panduan Profil Bisnis Google, informasi yang lengkap dan akurat membantu bisnis lebih mudah muncul saat orang mencari di sekitar. Samakan website dan profil Google Maps: nama, alamat, nomor telepon.
Belum punya website desain interior? Lihat cara buat website gratis, atau pilih desain di koleksi template website gratis, ganti nama, foto proyek, dan daftar harga, lalu online dalam sekitar 5 menit.
Template di artikel ini
Interior kayu
GratisPertanyaan yang sering diajukan
Apakah website desain interior perlu mencantumkan harga?
Sebaiknya cantumkan harga perkiraan, misalnya per m² atau per paket (ruang tamu, dapur, kamar tidur), dengan kalimat "harga pasti setelah survei lokasi". Klien yang melihat kisaran harga tahu apakah cocok sebelum menelepon, dan Anda menerima lebih sedikit telepon yang hanya menanyakan harga.
Belum punya foto proyek yang bagus, bagaimana?
Mulailah dengan foto HP dari 3–5 proyek terakhir, diambil siang hari dengan cahaya cukup, ditambah beberapa foto saat pengerjaan. Foto asli milik Anda lebih dipercaya daripada foto contoh dari internet.
Apakah website desain interior membantu klien menemukan saya di Google?
Bisa, jika setiap halaman punya cukup teks yang menjelaskan layanan dan wilayah dengan jelas, misalnya "renovasi apartemen di Jakarta Selatan". Dipadukan dengan Profil Bisnis di Google Maps, klien di sekitar akan lebih mudah menemukan Anda.
Lebih baik menerima permintaan lewat formulir atau telepon?
Keduanya. Tombol telepon dan WhatsApp untuk klien yang terburu-buru, formulir survei lokasi untuk klien yang ingin mengirim luas, anggaran, dan foto kondisi ruangan lebih dulu. Formulir membantu Anda bersiap sebelum datang.