Bahasa Indonesia
Situs saya Mulai gratis

Buka kelas memasak: cara dapat murid rutin tiap minggu

Buka kelas memasak di rumah atau dapur sendiri: pilih jenis kelas, hitung harga per orang, jadwal tetap mingguan, booking online, dan diskon grup.

Banyak nampan logam berisi daun herba, tomat, dan bahan yang sudah disiapkan di atas meja

Banyak orang pandai memasak, pintar membuat kue, dan ingin menjadikan hobi itu penghasilan. Buka kelas memasak bisa dimulai sekarang dengan modal kecil, tapi tantangannya adalah mendapat murid secara rutin tanpa harus memasang info mencari peserta setiap minggu. Artikel ini membahas cara memilih jenis kelas, menetapkan harga, menyusun jadwal, sampai menerima booking online agar kelas terisi rutin.

Ringkasnya, buka kelas memasak perlu 7 langkah:

  1. Pilih jenis kelas dan muridnya
  2. Hitung harga per orang dengan benar
  3. Buat jadwal tetap setiap minggu
  4. Terima booking online, total dihitung otomatis
  5. Buka kelas privat dan team building
  6. Ambil foto dan video saat kelas
  7. Masuk Google Maps dan buat versi bahasa Inggris

1. Pilih jenis kelas dan muridnya

Sebelum mengumumkan kelas, jawab dulu: siapa yang belajar dan untuk apa. Tiap kelompok cocok dengan jenis kelas yang berbeda:

  • Kelas satu sesi 2 sampai 4 jam: masak 2 sampai 3 menu, makan bersama di kelas. Cocok untuk pemula, rombongan teman, dan wisatawan.
  • Paket beberapa sesi: misalnya roti dasar 6 sesi, untuk yang ingin belajar serius atau berniat jualan.
  • Kelas anak didampingi orang tua, biasanya akhir pekan.

Tangan memotong paprika merah di talenan kayu, mangkuk tomat di belakang Kelas satu sesi dengan 2 sampai 3 menu paling mudah dijual ke pemula. Foto: JESHOOTS.com (CC0).

Beri setiap kelas nama yang menyebut menunya, misalnya “Rendang dan sambal goreng”, lengkap dengan daftar menu, durasi, tingkat, dan jumlah peserta maksimal. Pengunjung langsung tahu kelas itu cocok atau tidak.

2. Hitung harga per orang dengan benar

Harga kelas sebaiknya dihitung per orang, mencakup bahan, honor mengajar, penyusutan alat, listrik dan gas, sewa tempat kalau menyewa dapur, dan keuntungan. Cara mudahnya: jumlahkan total biaya satu sesi saat kelas penuh, lalu bagi dengan jumlah peserta minimum yang Anda terima untuk membuka kelas.

Tulis jelas apa saja yang termasuk: bahan, celemek, resep untuk dibawa pulang, makan di kelas. Kalau ada belanja ke pasar, tulis juga sudah termasuk. Calon murid membandingkan beberapa tempat sebelum booking, dan harga yang jelas membantu mereka cepat memutuskan.

3. Buat jadwal tetap setiap minggu

Mengumumkan setiap sesi di media sosial memakan waktu dan mudah terlewat. Sebagai gantinya, tetapkan jadwal tetap untuk tiap kelas, misalnya rendang setiap Sabtu dan Minggu pagi, roti setiap Kamis malam. Murid mudah ingat, Anda juga mudah menyiapkan bahan.

Bola-bola adonan dan rolling pin di meja bertabur tepung Jadwal tetap membantu murid ingat kelasnya dan persiapan Anda lebih teratur. Foto: Skitter Photo (CC0).

Di website, jadwal tetap itu bisa otomatis menampilkan sesi untuk beberapa minggu ke depan, dan sesi yang sudah lewat tersembunyi sendiri. Kalau satu sesi sudah penuh, cukup tandai “penuh”; halaman menampilkan “Penuh” dan sesi itu tidak bisa dipilih lagi.

4. Terima booking online, total dihitung otomatis

Murid sering datang berkelompok 2 sampai 4 orang. Formulir booking sebaiknya bisa memilih kelas, sesi, dan jumlah orang, lalu langsung menampilkan perkiraan total. Kalau ada diskon grup, misalnya 10% untuk 4 orang atau lebih, total otomatis dipotong dan besar diskonnya ditampilkan.

Tepung, telur, mentega, dan bunga lawang di atas talenan kayu Total menurut jumlah orang membuat rombongan tahu biayanya sebelum booking. Foto: Agnieszka Bladzik (CC0).

Tambahkan kolom catatan untuk vegetarian atau alergi. Setelah dikirim, pendaftaran masuk ke WhatsApp atau menjadi satu baris di Google Sheets; cara membuat formulir ada di bantuan Google Formulir. Anda tinggal membalas konfirmasi dan menjelaskan DP.

5. Buka kelas privat dan team building

Ulang tahun, reuni, dan team building kantor adalah pesanan besar dan biasanya dipesan beberapa hari sebelumnya. Sediakan bagian kelas privat di halaman: mulai dari berapa orang, apakah bisa pilih menu dan jam, dan apakah ada faktur. Tombol “Pesan kelas privat” yang mengisi formulir otomatis membantu tamu menghubungi Anda dengan cepat.

Kelas privat juga cara mengisi jam kosong dalam seminggu, misalnya Rabu sore atau Jumat malam, saat kelas reguler sepi pendaftar.

6. Ambil foto dan video saat kelas

Foto masakan dan murid yang sedang memasak adalah hal paling meyakinkan bagi calon murid. Foto masakan yang sudah jadi, tangan menguleni adonan, menggulung lumpia, dan hidangan bersama di akhir kelas. Minta izin murid sebelum mengunggah foto yang memperlihatkan wajah mereka.

Dua orang memegang sumpit makan sup dan tumisan di meja Foto makan bersama di akhir kelas menunjukkan murid menikmati masakan buatan sendiri. Foto: Jakub Kapusnak (CC0).

Tips memotret dengan HP ada di artikel foto produk pakai HP. Video pendek di TikTok, Instagram, dan Facebook sebaiknya disertai link website agar penonton bisa langsung melihat jadwal dan booking.

7. Masuk Google Maps dan buat versi bahasa Inggris

Banyak orang mencari “kelas memasak terdekat” atau “cooking class” di HP. Buat profil Google Maps dengan panduan mendaftarkan bisnis di Google Maps dan pasang link website di sana.

Kalau Anda di kota yang ramai wisatawan, seperti Bali atau Yogyakarta, buat juga versi bahasa Inggris website dengan harga dolar. Kelas belanja ke pasar dan memasak masakan Indonesia sangat cocok untuk wisatawan asing, dan mereka sering booking sebelum tiba.

Buat website kelas memasak gratis

Anda tidak perlu menyewa pembuat web. Lihat cara buat website gratis, atau buka template kelas memasak di koleksi template website gratis: ganti nama kelas, menu, harga per orang, jadwal mingguan, chef, dan kontak, lalu tayangkan dalam sekitar 5 menit. Jadwal sesi yang diperbarui otomatis, diskon grup, kelas privat, dan formulir booking dengan total otomatis sudah tersedia, lengkap dengan versi bahasa Inggris.

Template di artikel ini

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah buka kelas memasak di rumah butuh modal besar?

Tidak harus. Banyak kelas dimulai di dapur rumah dengan 4 sampai 6 murid per sesi, lalu menyewa dapur setelah jadwal rutin penuh. Biaya terbesar adalah peralatan tiap murid dan bahan tiap sesi.

Lebih baik tarif per sesi atau per paket?

Kelas satu sesi lebih mudah dijual ke pemula dan wisatawan. Paket beberapa sesi cocok untuk yang ingin belajar serius, seperti membuat kue. Anda bisa membuka keduanya, tulis jelas harga per orang dan apa saja yang termasuk.

Apakah booking online bisa melebihi kuota?

Website sederhana tidak mengunci kursi. Setiap pendaftaran masuk ke WhatsApp atau Google Sheets, Anda periksa lalu konfirmasi. Tandai sesi yang sudah penuh agar halaman menampilkan "Penuh".

Perlukah menerima wisatawan asing?

Perlu, kalau Anda bisa berbahasa Inggris dasar. Kelas belanja ke pasar lalu memasak masakan Indonesia sangat diminati wisatawan. Buat versi website berbahasa Inggris dengan harga dolar agar mereka bisa membaca dan booking sendiri.