Bahasa Indonesia
Situs saya Mulai gratis

Kode QR untuk toko: 6 cara pakai selain menu

Kode QR untuk toko bukan cuma untuk menu: 6 cara pakai seperti website, ulasan Google, WhatsApp, Wi-Fi, bayar QRIS dan pesan ulang, plus tips cetak yang benar.

Close-up kode QR hitam putih yang dicetak di kertas

Banyak toko sudah terbiasa memakai kode QR agar pelanggan bisa melihat menu. Tapi kode QR untuk toko bisa melakukan lebih banyak: membantu pelanggan menyimpan info toko, memberi ulasan, menyimpan kontak WhatsApp, membayar cepat, dan kembali membeli. Artikel ini merangkum 6 cara memakai kode QR selain menu untuk toko roti, kedai boba, toko bunga, toko baju, dan spa, plus tips mencetak agar pelanggan bisa memindai sejak percobaan pertama.

Ringkasan cepat, 6 cara memakai kode QR selain menu:

  1. Membuka website toko
  2. Minta ulasan di Google
  3. Chat WhatsApp atau ikuti akun
  4. Sambung Wi-Fi tanpa menyebut kata sandi
  5. Bayar dengan QRIS
  6. Pesan ulang dari tas, struk, atau kemasan

1. Membuka website toko

Ini kode QR yang paling berguna. Satu kode membuka website toko, lengkap dengan produk, harga, jam buka, alamat, dan tombol pesan.

  • Tempel di kaca etalase: orang yang lewat saat toko tutup tetap bisa memindai, melihat-lihat, dan memesan lebih dulu.
  • Taruh di kasir: pelanggan yang menunggu bisa melihat produk lain.
  • Cetak di kartu nama, brosur, standing banner saat bazar.

Kode QR sebaiknya mengarah ke website, bukan postingan media sosial atau file gambar. Postingan akan tenggelam, file gambar tidak bisa diubah, sedangkan website bisa Anda perbarui berkali-kali dan kode lama tetap benar. Jika toko Anda baru memakai kode QR untuk menu, lihat juga cara membuat menu QR untuk kafe.

2. Minta ulasan di Google

Ulasan di Google Maps membuat pelanggan baru percaya dan membantu toko muncul saat orang di sekitar mencari. Masalahnya, pelanggan yang puas biasanya lupa menulis.

Kode QR yang langsung membuka kotak ulasan menyelesaikannya. Ambil link dari Profil Bisnis Anda di Google (menu “Minta ulasan” atau “Bagikan formulir ulasan”), lihat panduan Google, lalu buat kode QR dari link itu.

  • Taruh kode di kasir atau di meja, dengan kalimat pendek: “Puas? Pindai untuk kasih ulasan ya”.
  • Jangan memberi hadiah untuk ulasan bintang 5; cukup minta pelanggan jujur.

Belum ada di Google Maps? Lihat cara daftar bisnis di Google Maps.

3. Chat WhatsApp atau ikuti akun

Pelanggan beli sekali lalu pergi, dan Anda tidak punya cara memberi tahu produk baru atau promo. Kode QR untuk chat WhatsApp Business atau ikuti Instagram, TikTok toko menjaga hubungan itu.

  • Tulis manfaatnya: “Simpan nomor WhatsApp kami untuk info roti baru setiap pagi” atau “Ikuti untuk tahu kapan stok datang”.
  • Taruh di tempat pelanggan menunggu: meja racik minuman, meja bungkus kado, kursi tunggu di spa.

4. Sambung Wi-Fi tanpa menyebut kata sandi

Kafe, kedai boba, dan spa ditanya “password Wi-Fi-nya apa?” ratusan kali sehari. Kode QR Wi-Fi membuat pelanggan pindai langsung tersambung, tanpa mengetik.

  • Banyak alat pembuat kode QR gratis punya pilihan “Wi-Fi”: masukkan nama jaringan dan kata sandi, selesai.
  • Pakai jaringan khusus tamu, terpisah dari jaringan mesin kasir.
  • Saat mengganti kata sandi, jangan lupa cetak ulang kode Wi-Fi.

Di bawah kode Wi-Fi, tambahkan satu baris kecil: “Lihat menu dan pesan di…” beserta kode website. Pelanggan yang baru tersambung bisa langsung melihat-lihat.

5. Bayar dengan QRIS

Kode QR pembayaran membuat pelanggan bayar lebih cepat, Anda tidak perlu menyebut nomor rekening dan tidak khawatir pelanggan salah ketik.

Segelas latte di meja kayu di samping bel meja kasir dan tumpukan nota yang dijepit Kode QR pembayaran di kasir membantu pelanggan bayar cepat saat ramai. Foto: StockSnap (CC0).

  • Dapatkan QRIS dari bank atau aplikasi pembayaran Anda, cetak, dan taruh di kasir.
  • Tulis nama merchant atau pemilik rekening di bawah kode agar pelanggan bisa mengecek sebelum membayar.
  • Pastikan uang sudah masuk sebelum menyerahkan barang; waspadai tangkapan layar bukti transfer palsu.
  • Di website, Anda bisa menaruh kode pembayaran di halaman pemesanan untuk pelanggan yang pesan lebih dulu.

6. Pesan ulang dari tas, struk, atau kemasan

Pelanggan yang sudah beli dan puas adalah yang paling mudah kembali. Taruh kode QR tepat di tempat yang akan mereka lihat setelah sampai rumah:

Tas kertas oranye bertali di atas latar hijau lumut Kode QR di tas belanja atau stiker ikut pelanggan sampai ke rumah. Foto: rawpixel (CC0).

  • Tas belanja, kotak kue, stiker: “Pindai untuk pesan lagi” membuka halaman produk di website.
  • Struk, kartu garansi: membuka halaman cara pakai, garansi, atau kebijakan tukar barang.
  • Kartu ucapan di buket atau kado: membuka halaman terima kasih dan kode diskon untuk lain kali.

7. Tips agar kode QR mudah dipindai

Kode QR yang dicetak asal-asalan membuat pelanggan mencoba berkali-kali lalu menyerah. Beberapa hal sebelum mencetak:

  • Ukuran: label yang dibaca dekat mulai sekitar 2 × 2 cm; stiker kaca jauh lebih besar.
  • Kontras: kode gelap di latar terang, sisakan pinggiran putih, jangan di atas foto yang ramai.
  • Ada tulisan petunjuk tepat di bawahnya: pindai untuk apa.
  • Coba pindai dengan beberapa HP berbeda, termasuk di tempat gelap.
  • Arahkan ke halaman tetap di website, agar isinya bisa diubah tanpa cetak ulang.

Belum punya website untuk tujuan kode QR? Lihat cara buat website gratis, atau pilih desain di koleksi template website gratis, seperti template kedai kopi atau kedai boba, ganti nama, foto, dan harga, lalu cetak kode QR yang mengarah ke halaman Anda.

Template di artikel ini

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah membuat kode QR berbayar?

Kode QR yang mengarah ke sebuah link bisa dibuat gratis dengan banyak alat online, atau langsung di browser Chrome (tombol Bagikan, pilih "Buat kode QR"). Kode QR pembayaran (QRIS) didapat dari bank atau aplikasi pembayaran Anda.

Kalau isinya berubah, apakah kode QR harus dicetak ulang?

Jika kode QR mengarah ke website Anda, cukup ubah isi website dan kode lama tetap bisa dipakai. Karena itu, arahkan kode QR ke satu halaman tetap, bukan file gambar atau postingan media sosial.

Seberapa kecil kode QR masih bisa dipindai?

Sebagai patokan, cetak sekitar 2 × 2 cm ke atas untuk label yang dibaca dari dekat, dan jauh lebih besar untuk stiker kaca yang dibaca dari jauh. Selalu coba pindai dengan beberapa HP sebelum mencetak banyak.

Apakah satu kode QR untuk semua keperluan?

Lebih baik satu kode untuk satu tugas. Kode di kasir untuk bayar, kode di tas belanja untuk pesan ulang di website, kode dekat pintu untuk ulasan. Pelanggan tahu jelas fungsinya, baru mereka mau memindai.